Kurang tenaga pengasuh, perekrut dipaksa bayar “biaya beli kerja”

公視 2021-02-22 23:10
  Taiwan menghentikan pemasukan PMI sejak Desember tahun lalu karena pandemi. Hal ini menyebabkan perebutan pekerja karena kurangnya tenaga pengasuh dan pekerja pabrik. Ibu Chang yang mengajar di universitas menemukan penambahan “biaya beli kerja” selain biaya prosedur lainnya dalam proses perekrutan pengasuh. Selain itu diketahui pengurangan pemasukan PMI akibat pandemi sejak tahun lalu juga menyebabkan biaya pembelian kerja meroket.     Asisten Profesor Universitas I-Shou, Heidi Chang menuturkan, “Saat ini diketahui dapat berkisar dari 20 ribu hingga 45 ribu, dan ini bukan hanya tentang pandemi. Tetapi adanya pandemi juga menonjolkan semakin banyak orang tidak mendapatkan pekerja. Biaya beli kerja mungkin akan bertambah dan agensi dapat memberitahu bahwa tidak ada jalan lain karena kurang pekerja.”   Banyak tenaga pengasuh pindah ke pabrik     Selain itu, gaji pokok tenaga pengasuh adalah NT$ 17 ribu, sedangkan gaji pokok pekerja pabrik NT$ 24 ribu. Heidi Chang juga menemukan bahwa menurut data MOL, sekitar 3.000 PMA yang pindah kerja melebihi 4 kali dalam tiga tahun. Hal ini menunjukkan bahwa tenaga pengasuh menjadikan pekerjaannya sebagai batu loncatan dan meningkatkan beban keluarga berpenyakit kritis.   Kurang pengasuh, perekrut dipaksa bayar “biaya beli kerja”      Perekrut terpaksa bayar biaya tambahan karena kurangnya tenaga pengasuh.     Staf Khusus Badan Pengembangan Tenaga Kerja, MOL Zhuang Guo-liang menerangkan, “(Untuk) situasi pengutipan keuntungan ilegal, kami menerima pengaduan langsung ke MOL dan akan merahasiakan informasi pengaduan. Jika terbukti ada pelanggaran akan dikenakan denda 10 - 20 kali lipat dari biaya yang dikutip. Kami juga akan menghentikan agensi yang melanggar peraturan.”  
1613989851w.jpg
  Pembentukan wadah umpan balik perekrut kerja     Asosiasi Perekrut Kerja menganjurkan Dana Stabilitas Ketenagakerjaan membentuk wadah umpan balik bagi perekrut kerja guna menyajikan kondisi kerja nyata pekerja migran sebagai referensi. Pada saat yang sama juga membatasi jumlah pindah kerja, dan menyerukan pemerintah untuk mengizinkan pekerja migran pindah kerja secara kondisional berdasarkan hak asasi manusia dan hak perawatan keluarga yang sakit kritis.  

相關熱門

最多人看的

綠色永續

>