3 ARC PMA ditolak, PMA: kelalaian agensi dan majikan

公視 2021-02-22 23:10

  Kelompok HAM dan legislator protes di depan kantor imigrasi pada tanggal 22. Mereka membantu menyuarakan penolakan perpanjangan ARC tiga PMA yang menjadi overstay karena kelalaian agensi dan majikan. Ketiga PMA ini diminta meninggalkan Taiwan dan mendaftar ulang untuk kembali ke Taiwan. Kelompok HAM berpendapat pihak imigrasi seharusnya tidak hanya melihat jumlah hari tanpa melihat alasan dan berharap mereka mempertimbangkan kembali situasi agar tidak melanggar hak pekerja migran.      Sekjen Asosiasi Pengembangan Hak Asasi Manusia Taiwan, Shih Yi-hsiang berkata, “Perlindungan hak orang asing di Taiwan terutama tentang mereka yang akan dideportasi sebenarnya selama ada perselisihan, pekerja migran mengatakan adanya kesalahan, kita sarankan untuk mendengarkan pendapat mereka dan harus periksa ulang peraturan terkait.”   Kelompok HAM serukan perpanjangan ARC sesuai situasi     Kelompok HAM menegaskan bahwa sebagian besar PMA selalu dihadapkan tidak adanya informasi pengajuan ARC dari agensi, dan sebagian besar dari mereka terutama tenaga pengasuh seringkali tidak mudah untuk mengajukan cuti kepada majikan untuk perpanjangan ARC sesuai jam kerja kantor imigrasi. Dari tiga PMA ini, dua orang telah memiliki izin kerja yang dikeluarkan Kementerian Ketenagakerjaan (MOL), sedangkan satunya lagi memiliki izin pindah majikan dari instansi yang sama. Ketiga PMA ini memiliki alasan tinggal yang sah; untuk itu menyerukan pihak imigrasi mempertimbangkan situasi kasus dan memperpanjang masa tinggal mereka. Selain itu juga merevisi ketentuan untuk menghindari kejadian yang sama terulang di masa depan.  

1613989805d.jpg